FEBI UIN Palangka Raya Laksanakan Monev Perkuliahan dan Persiapan Semester Ganjil TA 2026/2027
Palangka Raya, 21 Agustus 2026* — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Palangka Raya kembali melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 sekaligus persiapan perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan ini merupakan agenda rutin Tim Akademik FEBI sebagai bagian dari komitmen fakultas dalam menjaga kualitas, mutu, dan jaminan proses pembelajaran secara berkelanjutan. Monev tidak hanya menjadi sarana untuk melihat keterlaksanaan perkuliahan pada semester sebelumnya, tetapi juga menjadi instrumen evaluasi dan tindak lanjut perbaikan (continuous improvement) untuk memastikan penyelenggaraan pembelajaran pada semester berikutnya semakin efektif, terukur, dan sesuai dengan standar mutu akademik. Dalam kegiatan ini, FEBI memberikan perhatian pada penguatan implementasi Outcome-Based Education (OBE), khususnya keselarasan antara CPL, CPMK, dan Sub-CPMK, penyusunan dan penyempurnaan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), pengembangan asesmen dan rubrik penilaian, serta pengukuran ketercapaian CPL mahasiswa. OBE diarahkan agar tidak berhenti pada pemenuhan dokumen, tetapi benar-benar menjadi pendekatan dalam memastikan setiap proses pembelajaran menghasilkan capaian kompetensi yang terukur.

Aspek lain yang menjadi perhatian adalah adaptasi dan peningkatan kemampuan dosen dalam penggunaan SIAKAD. Sistem informasi akademik diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal, bukan sekadar sebagai sarana administrasi, tetapi juga sebagai bagian dari dokumentasi proses pembelajaran dan sistem penjaminan mutu akademik. Kelengkapan, ketepatan, dan konsistensi data pembelajaran menjadi bagian penting dalam mendukung proses monitoring dan evaluasi. Dekan FEBI UIN Palangka Raya, Dr. Muzalifah, MSI, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjadikan Monev sebagai budaya akademik yang dilakukan secara konsisten, bukan sekadar kegiatan administratif. Menurutnya, evaluasi secara berkala diperlukan agar fakultas dapat mengetahui apa yang sudah berjalan dengan baik, mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki, dan memastikan tindak lanjutnya dapat dilaksanakan pada semester berikutnya. Dekan juga mendorong para dosen untuk terus beradaptasi terhadap perkembangan sistem akademik dan implementasi kurikulum berbasis OBE. Setiap perangkat pembelajaran, mulai dari RPS hingga instrumen asesmen, harus memiliki keterkaitan yang jelas dengan capaian pembelajaran. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi pada pencapaian kompetensi mahasiswa dan kualitas lulusan.

Kegiatan Monev ini sekaligus menjadi ruang koordinasi dan penyamaan persepsi bagi pimpinan, Tim Akademik, program studi, dan dosen dalam mempersiapkan Semester Ganjil TA 2026/2027. Beberapa langkah yang perlu diperkuat antara lain penyempurnaan RPS berbasis OBE, pemetaan CPL–CPMK–Sub-CPMK, kesiapan asesmen dan rubrik, serta optimalisasi penggunaan SIAKAD dalam mendukung administrasi dan dokumentasi pembelajaran.Melalui agenda rutin ini, FEBI UIN Palangka Raya terus membangun siklus penjaminan mutu pembelajaran yang sistematis: merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan melakukan tindak lanjut perbaikan. Dengan komitmen bersama seluruh sivitas akademika, Monev diharapkan tidak hanya menghasilkan catatan evaluasi, tetapi benar-benar menjadi pijakan untuk menghadirkan pembelajaran yang semakin berkualitas dan menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan berdaya saing.
"Monev bukan sekadar mengevaluasi apa yang telah dilakukan, tetapi memastikan bahwa setiap evaluasi menghasilkan perbaikan dan setiap perbaikan membawa pembelajaran FEBI menuju mutu yang lebih baik
